Selasa, 30 Januari 2018

5 Pemain Pinjaman yang Tidak Perlu Kembali ke Klub Asal





Berstatus sebagai pemain pinjaman tak selamanya berarti karier sedang surut. Beberapa pemain justru mampu tampil lebih baik bersama klub yang meminjamnya ketimbang ketika bersama klub asalnya.



Para pemain di bawah ini mungkin tidak semuanya tampil bersinar, namun mereka cenderung cukup dipercaya oleh klub yang meminjam mereka. Oleh karena itu, mungkin ada baiknya untuk nama-nama di bawah ini untuk tidak kembali ke klub asal mereka.



# 5

Ruben Loftus-Cheek (Crystal Palace)

Posisi : Central Midfield

Klub saat ini : Crystal Palace

Klub pinjaman : Chelsea



# 4

Joe Hart (West Ham)

Posisi : Keeper

Klub saat ini : West Ham United

Klub pinjaman : Manchester City



# 3

Lucas Perez (Deportivo La Coruna)

Posisi : Centre-Forward

Klub saat ini : Deportivo de La Coruña

Klub pinjaman : Arsenal FC



# 2

Marco van Ginkel (PSV Eindhoven)

Posisi : Central Midfield

Klub saat ini : PSV Eindhoven

Klub pinjaman : Chelsea FC



# 1

James Rodriguez (Bayern Munich)

Posisi : Attacking Midfiel

Klub saat ini : Bayern Munich

Klub pinjaman : Real Madrid


Minggu, 28 Januari 2018

5 Pengkhianat Terbesar di Dunia Sepakbola





Kesetiaan terlihat tidaklah suatu hal yang selalu dimiliki oleh seorang pemain dalam dunia sepak bola. Walaupun hingga saat ini kita mengenal nama-nama seperti Francesco Totti, Philip Lahm, Gianluigi Buffon atau Michael Carrick, yang enggan pindah dan terus bertahan dengan klub yang membesarkan nama mereka, banyak nama-nama lain yang bertindak sebaliknya, bahkan hijrah ke klub rival.

Faktor finansial dan kemungkinan  untuk sukses bersama klub lain menjadi dua alasan paling umum bagi seorang pemain untuk hijrah ke klub lain yang notabenenya adalah rival langsung klub mereka. Bahkan walaupun mereka di klub sebelumnya adalah berstatus seorang pemain favorite.

Berikut kami rangkum 5 nama besar yang sampai hati mengkianati klub mereka demi kesempatan bermain bersama rival dari klub masing-masing yang membesarkan namanya.

5. Sol Campbell

Mantan kapten Tottenham Hotspur ini merupakan produk asli akademi Spurs. Dirinya dipromosikan dari Tottenham U18 musim 1992/93, dan sejak saat itu dirinya segera menjadi pemain favorit fans sekaligus andalan The Lilywhites di lini belakang. Namun kisah romantis antara Campbell dan Spurs berakhir pada musim panas 2001. 

Menjabat sebagai kapten klub, Campbell secara mengejutkan memutuskan hijrah ke rival abadi Spurs, Arsenal. Kepindahan tersebut terjadi setelah Campbell menolak perpanjangan kontrak yang diajukan oleh manajemen Spurs.

Keputusan tersebut jelas sangat menyakitkan bagi publik White Hart Lane, terutama mengingat Campbell adalah produk akademi mereka sendiri. Kebencian publik pun terlihat jelas dengan cemoohan rasis setiap kali Campbell melakukan laga tandang ke White Hart Lane.

4. Robin van Persie

Salah satu striker terbaik yang pernah membela The Gunners, Van Persie didatangkan musim 2004/05 setelah tampil impresif bersama Feyenoord. Dirinya pun tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi, dia menjadi mesin gol andalan klub dengan tidak kurang dari 131 gol dan 55 assist bagi Arsenal.

Namun semuanya berubah pada musim 2012/13. Kendati mengakhiri musim sebelumnya sebagai top skorer Premier League, namun kegagalan Arsenal untuk memenangkan gelar bergengsi membuatnya memutuskan untuk hijrah dari Emirates Stadium. 

Tidak tanggung-tanggung, dirinya tidak segan menerima pinangan dari rival berat Arsenal, Manchester United, musim panas 2012. Meskipun dianggap sebagai pengkhianat oleh publik Emirates Stadium sang striker tidak peduli. Bersama Setan Merah dia langsung memenangkan gelar Premier League di musim pertamanya (2012/13).

3. Ashley Cole

Bisa disebut sebagai sosok yang paling dibenci oleh para pendukung Arsenal, Ashley Cole meraih promosi ke tim utama The Gunners tahun 2000 setelah sebelumnya menjadi bagian tim cadangan dan dipinjamkan ke Crystal Palace. 

Penampilan konsistennya sebagai bek kiri membuatnya menjadi andalan Arsene Wenger, dia juga menjadi bagian dari tim The Invincibles Arsenal kala memenangkan gelar musim 2003/04.

Namun, perjalanan manis Cole bersama Arsenal mulai runtuh di penghujung musim 2005/06. Hal itu bermuara dari Cole yang menolak perpanjangan kontrak dari Arsenal dengan nilai 55.000 pound per pekan. 

Dengan Chelsea yang kemudian memanfaatkan situasi melalui penawaran gaji hingga hampir dua kali lipat, Cole pun tanpa berpikir panjang menyeberang ke Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas 2006. 

Kemarahan publik Emirates Stadium pun ditunjukkan dengan lambaian uang palsu 20 pound setiap kali Cole bertandang ke Emirates Stadium.

2. Mats Hummels

Satu lagi pemain favorit klub Bundesliga yang berubah menjadi "kriminal" karena hijrah ke Bayern Munchen. Berbeda dengan Neuer, kasus Hummels lebih dramatis. Sempat memperkuat Bayern di semua level usia, Hummels justru dibuang ke Borussia Dortmund oleh pelatih Bayern kala itu, Jurgen Klinsmann, pada Januari 2008.

Bersama Dortmund dirinya meraih kesuksesan setelah membantu Die Borrusien memenangkan dua gelar Bundesliga beruntun musim 2010/11 dan 2011/12, dia bahkan dipercaya sebagai kapten klub menggantikan Sebastian Kehl. 

Lebih dari itu, dirinya sempat memproklamirkan kebenciannya kepada Bayern yang dianggap tidak memercayainya di masa muda, dan secara terang-terangan menyatakan tidak akan pernah kembali bersama Die Roten.

Namun, lidah memang tidak bertulang. Delapan tahun bersama Dortmund, dirinya balik kucing dan menerima pinangan Bayern musim panas 2016 lalu. Hummels resmi kembali berseragam Die Roten setelah Bayern membayar biaya transfer 35 juta Euro. Alasan klasik, yakni kesempatan memenangkan gelar menjadi alasan utama bek Timnas Jerman ini.

1. Luis Figo

Salah satu pengkhianatan yang mungkin paling populer dalam sejarah sepak bola dunia, legenda Portugal, Luis Figo, menghabiskan lima musim yang sukses bersama Barcelona antara kurun waktu 1995 hingga 2000. Di Camp Nou lah dia menahbiskan diri sebagai salah satu winger terbaik dalam sejarah.

Kendati demikian, dirinya segera berubah menjadi musuh publik kala pada musim panas 2000/01, Real Madrid mengaktifkan klausul pembelian Figo sebesar 37 juta pound. Pinangan yang diterima oleh sang pemain dengan tangan terbuka.

Keputusan itu membuat Figo menjadi sosok yang sangat dibenci di Camp Nou. Suporter El Barca pun tidak segan menunjukkan kebencian mereka dengan melemparkan objek, seperti kepala babi, ke lapangan kala Figo dan Madrid bertandang ke Camp Nou. 

Kendati demikian, hal itu sepertinya tidak memengaruhi pemain elegan satu ini. Bersama Madrid dia memenangi dua gelar La Liga, satu gelar Champions League, dan juga satu gelar Ballon d'Or, sebelum kemudian dirinya pindah ke Serie A bersama Inter Milan musim 2005/06.

Selasa, 23 Januari 2018

FIFA 18 Rilis Line-up Pemain Terbaik di Posisinya


FIFA 18 baru saja merilis line-up yang berisi pemain terbaik di posisinya masing-masing berdasarkan performa di tahun 2017 lalu. Dengan memakai formasi 4-3-3, inilah FIFA 18 TOTY.

Kiper: David De Gea
Rating : 97
Sebelumnya Manuel Neuer menjadi langganan di posisi ini. Namun kali ini kiper Manchester United, De Gea, berhasil menggusur kapten Bayern Muenchen itu. Oleh FIFA 18, De Gea diberi rating 97. 

Bek Kanan: Dani Alves 
Raing : 93
Bek milik Paris Saint-Germain ini memang piawai di posisinya. Sejak bermain bersama Barcelona maupun Juventus, dia adalah salah satu yang terbaik. Dani Alves diberi rating 93. 

Bek Tengah: Sergio Ramos 
Rating : 97
Sudah tidak diragukan lagi kapten Real Madrid adalah palang pintu andal. Terlebih lagi dengan keberhasilannya memimpin Los Blancos meraih gelar Liga Champions dua kali berturut-turut. Sergio Ramos punya rating 97. 

Bek Tengah: Leonardo Bonucci 
Rating : 96
Usai meninggalkan Juventus dan memilih berlabuh di AC Milan, penampilan pemain ini sesungguhnya di luar ekspektasi. Biar begitu penggawa timnas Italia ini tetap saja salah satu pemain terbaik di posisinya. Bonucci punya rating 96. 

Bek Kiri: Marcelo 
Rating : 94
Berkat mobilitasnya di sisi kiri penyerangan membuat bek Real Madrid ini memang pantas dikatakan sebagai yang terbaik di posisinya. Pemain asal Brasil ini punya rating 94. 

Gelandang: N’golo Kante 
Rating : 95
Kehadiran penggawa timnas Prancis menjadikan lini tengah Chelsea  begitu seimbang. Berkat daya jelajahnya, Kante memang amat aktif dalam membantu penyerangan maupun pertahanan tim. Kante punya rating 95. 

Gelandang: Kevin De Bruyne 
Rating : 96
Di bawah arahan Pep Guardiola, De Bruyne menemukan posisi maupun peran terbaiknya di atas lapangan. Dialah nyawa lini tengah Manchester City. Penggawa Belgia ini diberi rating 96. 

Gelandang: Luka Modric 
Rating : 96
Melengkapi tiga gelandang, ada kreator serangan Real Madrid. Tidak hanya olah bola mumpuni, pemain Kroasia ini juga punya visi bermain amat baik. Ratingnya 96. 

Penyerang Kanan: Lionel Messi 
Rating : 98
Lionel Messi sudah bertahun-tahun menjadi andalan Barcelona selama bertahun-tahun, termasuk 2017 lalu. Kemampuan olah bolanya tanpa tanding. FIFA 18 memberinya rating 98. 

Penyerang Tengah: Harry Kane 
Rating : 96
Penggawa Tottenham Hotspur ini memang menjadi sosok striker menakutkan di Liga Inggris. Penampilanya pun membawanya mendapatkan rating 96. 

Penyerang Kiri: Cristiano Ronaldo 
Rating : 99
Membawa Real Madrid memenangi Liga Champions sekaligus menjadi top skor tahun lalu. Kapten Portugal ini juga memenangi penghargaan individu Ballon d’Or. Rasanya memang tidak pantas tidak menyertakan sang pemain ke dalam daftar ini. Bahkan FIFA 18 memberinya rating paling tinggi, 99.

Minggu, 21 Januari 2018

Lima Bek Tersubur Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah


Dunia sepak bola pernah melahirkan beberapa nama Bek yang juga rajin mencetak gol. Sebut saja untuk saat ini Sergio Ramos, ia menjadi sosok bek yang dilengkapi naluri mencetak gol. Pemain Belakang Real Madrid tersebut menurut data Soccerway tercatat telah mencetak 94 gol lebih dari 550 laga di semua Laga. Selain Ramos, ada beberapa pemain belakang yang juga memiliki torehan gol di atas rata-rata bek lainnya. Berikut di antaranya:

# 1
Ronald Koeman
Born/age: Mar 21, 1963 (54)
Nationality: Netherlands
Goals : 253 gol

# 2
Fernando Hierro 
Born/age: Mar 23, 1968 (49)
Nationality: Spain
Goals : 163 gol

# 3
Steve Bruce
Born/age: Dec 31, 1960 (57)
Nationality: England
Goals : 113 gol

# 4
Roberto Carlos
Born/age: Apr 10, 1973 (44)
Nationality: Brazil
Goals : 113 gol

# 5
Franz Beckenbauer
Born/age: Sep 11, 1945
Nationality: Germany
Goals : 108 gol

Sabtu, 20 Januari 2018

5 Klub Penghenti Rekor Tak Terkalahkan Klub Rival





Dalam suatu periode, sebuah klub dapat menemukan performa terbaiknya dan tampil konsisten. Tak jarang mereka menjalani periode yang bagus dan berhasil mencatatkan



sejumlah rentetan tak terkalahkan. Namun sayangnya, rentetan tersebut harus berakhir di suatu titik. Hal yang paling menyakitkan dari terhentinya rekor tersebut adalah



ketika sang rival yang menjadi batu sandungan bagi mereka.



Berikut adalah lima klub yang berhasil menghentikan rekor tak terkalahkan klub rivalnya:



# 5. Espanyol

Rekor 29 laga tak terkalahkan Barcelona

Espanyol vs Barcelona - 2017/18

Skor : 1-0



# 4. Liverpool

Rekor 30 laga tak terkalahkan Manchester City

Liverpool vs Manchester City - 2017/18

Skor : 4-3



# 3. Manchester United

Rekor 49 laga tak terkalahkan Arsenal

Manchester United vs Arsenal - 2004/05

Skor : 2-0



# 2. Inter Milan

Rekor 49 laga tak terkalahkan Juventus

Inter Milan vs Juventus - 2012/13

Skor : 3-1



# 1. FC Parma

Rekor 58 laga tak terkalahkan AC Milan

FC Parma VS AC Milan - 1992/93

Skor : 1-0

Kamis, 18 Januari 2018

Momen-Momen Indah Ronaldinho Sang Seniman Lapangan Hijau


Ronaldo Assis de Moreira (Ronaldinho)
Tanggal lahir : 21 Maret 1980 (umur 37)
Negara : Brazil
Posisi bermain : Gelandang

Ronaldinho sudah memutuskan untuk gantung sepatu di usia 37 tahun. Selama beraksi di lapangan hijau, bintang asal Brasil itu banyak meninggalkan momen indah. Ronaldinho bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2003. Blaugrana menjadi awal langkah Ronaldinho meraih banyak kesuksesan. Dalam satu dasawarsa terakhir, Ronaldinho berhasil mendefinisikan dengan sempurna terminologi "jogo bonito" sepakbola idaman masyarakat Brasil. Ketika bola ada di kakinya, semua orang bergembira.

Sepanjang kariernya, Ronaldinho satu kali memenangi trofi Liga Champions. Hasil itu didapat setelah mengalahkan Arsenal 2-1 di final musim 2005/2006. Ronaldinho merasakan dua kali mengangkat trofi La Liga yang terjadi pada musim 2004–05 dan 2005–06. Selain itu, dia juga merasakan dua kali juara Piala Super Spanyol. Nama Ronaldinho betul-betul meroket bersama Barcelona. Dia sekali memenangi penghargaan Ballon d'Or pada 2005. Salah satu trofi paling bergengsi untuk pemain sepakbola. Ronaldinho juga dua kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA pada 2004 dan 2005. 

Tidak ada Dinho, tidak akan ada trofi Liga Champions 2006. Tidak akan ada periode emas Barcelona, tidak akan ada pula kemunculan Messi. Terlebih lagi, tidak akan ada kebahagiaan dalam sepakbola tanpa dirinya. Besar kemungkinan, setelah menyimak sejumlah video cuplikannya, Anda setuju menyandingkan Ronaldinho selayaknya seorang seniman. 

Ronaldinho pertama kali tampil di Piala Dunia pada edisi 2002 di Korea-Jepang. Dia menjadi buah bibir setelah gol tendangan bebasnya yang sangat melengkung  mengecoh kiper Inggris, David Seaman. Brasil keluar sebagai juara di Piala Dunia 2002 setelah mengalahkan Jerman 2-0. Ini sekaligus jadi trofi Piala Dunia satu-satunya yang dirasakan Ronaldinho. 

Selama sekian tahun bermain sepakbola, Ronaldinho telah memberikan warisan pengalaman yang menyenangkan kepada umat manusia di seluruh dunia. Senyumnya yang legit pasti akan selalu membekas pada memori generasi yang pernah melihatnya. Ia tak akan terlupakan. Dan akhirnya, Ronaldinho pun pensiun. Perjalanannya sebagai pemain sepakbola meninggalkan banyak kenangan untuk kita semua. Untuk itu semua, kita patut berterima kasih pada Ronaldinho yang telah memberikan hiburan tak ternilai.

Senin, 15 Januari 2018

10 Momen Tak Terlupakan di Dunia Sepak Bola Sepanjang 2017


Tahun 2018 baru saja mulai berjalan dan jika kita melihat kilas balik, tahun 2017 memang menghasilkan beberapa momen yang tak terlupakan bagi pecinta sepak bola tanah 

air maupun luar negeri. Mulai dari Trasnfer saga Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain di musim panas 2017, hingga kampanye pendukung Arsenal dengan tulisan 

#WengerOut yang seperti virus menjalar. Mari kita simak rangkuman terkait daftar 10 momen tak terlupakan tepanjang 2017.

10. Donnarumma Dilempari Uang Palsu

9. Leicester City Pecat Ranieri

8. Wayne Shaw Makan Kue

7. "Wenger Out" Ada di Mana-mana

6. Messi Pamer Jersey di El Clasico

5. Bus Dortmund Kena Bom

4. Comeback Barcelona dari PSG di Perempat Final UCL 2016/17

3. Egy Maulana masuk 60 Talenta Muda Terbaik versi Media Inggris

2. Transfer Saga Neymar

1. Italia Gagal ke Piala Dunia 2018

Minggu, 14 Januari 2018

10 Negara Peserta Piala Dunia 2018 dengan Skuat Termahal





Setelah melakoni berbagai pertandingan di babak kualifikasi sampai ke playoff, dan akhirnya terpilihlah 32 negara yang sudah memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia yang akan berlangsung di Rusia mulai Juni mendatang.



Terdapat 10 negara peserta Piala Dunia 2018 yang skuatnya dihuni oleh berbagai pemain ternama yang memiliki nilai cukup mahal. Negara mana sajakah yang memiliki skuat termahahal di gelaran Piala Dunia 2018? Berikut informasinya.



# 10

Polandia

Nilai Squad : 220,3 juta euro

Rata-rata : 7,9 juta euro



# 9

Portugal

Nilai Squad : 279,1 juta euro

Rata-rata : 11,6 juta euro



# 8

Kroasia

Nilai Squad : 294,8 juta euro

Rata-rata : 12,8 juta euro



# 7

Inggris

Nilai Squad : 339 juta euro

Rata-rata : 14,7 juta euro



# 6

Belgia

Nilai Squad : 503,8 juta euro

Rata-rata : 19,4 juta euro



# 5

Argentina

Nilai Squad : 528,5 juta euro

Rata-rata : 20,3 juta euro



#4

Spanyol

Nilai Squad : 603,5 juta euro

Rata-rata : 25,2 juta euro



# 3

Prancis

Nilai Squad : 636,5 juta euro

Rata-rata : 26,5 juta euro



# 2

Jerman

Nilai Squad : 636,5 juta euro

Rata-rata : 26,5 juta euro



# 1

Brasil

Nilai Squad : 673 juta euro

Rata-rata : 26,9 juta euro

Jumat, 12 Januari 2018

UEFA Umumkan Tim Terbaik 2017 Pilihan Fans


Tim Terbaik UEFA 2017 hasil pilihan fans telah diumumkan. Ada nama-nama top absen, seperti Harry Kane yang bersinar di 2017 dan Neymar si pemain termahal dunia. Seperti dilansir UEFA.com, ke-11 nama dalam tim tersebut muncul melalui total 8.779.639 hasil voting. Pemilihan ini sendiri tak diikuti oleh fans di Eropa saja. Secara terperinci, 46% fans yang mengikuti polling itu berasal dari Eropa. Sisanya kemudian 25% dari Asia, 10% dari Amerika Selatan, masing-masing 9% dari Amerika Utara dan Afrika, lalu 1% sisanya dari Oseania. Ditilik berdasarkan negara-negara terbanyak yang fans-nya turut serta, secara berurutan ada India (8%), Polandia (5%), Turki (5%), Indonesia (4%), dan Kolombia (4%) di posisi lima besar. Sergio Ramos menjadi pemain yang meraih suara terbanyak (588.315) untuk menempati satu posisi dalam tim yang menggunakan skema 4-4-2 tersebut. Sejumlah nama populer pun ikut hadir di tim ini, tapi tidak termasuk Kane dan Neymar.

Tim Terbaik UEFA 2017 hasil pilihan fans: 

Penjaga Gawang
Gianluigi Buffon
Posisi : Kiper
Lahir/Umur: Jan 28, 1978 (39)
Klub : Juventus

Bek
Dani Alves
Posisi : Bek Kanan
Lahir/Umur : May 6, 1983 (34)
Klub : PSG

Sergio Ramos
Posisi : Bek Tengah
Lahir/Umur : Mar 30, 1986 (31)
Klub : Real Madrid

Giorgio Chiellini
Posisi : Bek Tengah
Lahir/Umur : Aug 14, 1984 (33)
Klub : Juventus

Marcelo
Posisi : Bek Kiri
Lahir/Umur : May 12, 1988 (29)
Klub : Real Madrid

Tengah:
Kevin De Bruyne
Posisi : Gelandang
Lahir/Umur : Jun 28, 1991 (26)
Klub : Man City

Toni Kroos
Posisi : Gelandang
Born/age: Jan 4, 1990 (28)
Klub :  Real Madrid

Luka Modric
Posisi : Gelandang
Lahir/Umur : Sep 9, 1985 (32)
Klub : Real Madrid

Eden Hazard
Posisi : Gelandang
lahir/Umur : Jan 7, 1991 (27)
Klub : Chelsea

Depan:
Lionel Messi
Lahir/Umur : Jun 24, 1987 (30)
Posisi : Penyerang
Klub : Barcelona

Cristiano Ronaldo
Lahir/Umur : Feb 5, 1985 (32)
Posisi : Penyerang
Klub : Real Madrid

Selasa, 02 Januari 2018

Paulinho dari Cibiran Menjadi Elemen Vital di Barcelona


Paulinho didatangkan Barcelona dengan transfer 40 juta euro pada musim panas lalu. Kedatangan gelandang Brasil ini sempat dicibir akan menjadi blunder bagi Blaugrana. Faktanya, Paulinho justru menjadi salah satu pemain Barcelona dengan penampilan terbaik musim ini.

Senin, 01 Januari 2018

10 Transfer Terbaik Sejauh Ini





10 Transfer Terbaik Sejauh Ini



Sebelum bursa transfer musim dingin dibuka, kami merangkum 10 transfer musim panas yang mengeluarkan hasil maksimal sejauh ini.



# 1

MARIANO DIAZ

Dari Real Madrid ke Olympique Lyon

Banderol: €8 Juta



# 2

KYLIAN MBAPPE

Dari Monaco ke Paris Saint-Germain

Pinjaman dengan opsi pembelian (€180 Juta)



# 3

NEYMAR

Dari Barcelona ke Paris Saint-Germain

Banderol: €222 Juta



# 4

ALEKSANDAR KOLAROV

Dari Manchester City ke AS Roma

Banderol: €5 Juta



# 5

MILAN SKRINIAR

Dari Sampdoria ke Inter Milan

Banderol: €23 Juta



# 6

MAXIMILIAN PHILIPP

Dari Freiburg ke Borussia Dortmund

Banderol: €20 Juta



# 7

NIKLAS SÜLE

Dari Hoffenheim ke Bayern Münich

Banderol: €20 Juta



# 8

PAULINHO

Dari Guangzhou Evergrande ke Barcelona

Banderol: €40 Juta



# 9

SEAD KOLASINAC

Dari Schalke ke Arsenal

Bebas Transfer



# 10

MOHAMED SALAH

Dari AS Roma ke Liverpool

Banderol: €42 Juta