Senin, 25 Juni 2018

Para Penggawa Terlupakan dari Negara Pemenang Piala Dunia


Para Penggawa Terlupakan dari Negara Pemenang Piala Dunia

Kesuksesan menjuarai Piala Dunia bukanlah hal yang gampang. Sebuah tim memerlukan sinergi dari para pemain dan pelatih untuk melewati berbagai perjuangan berat. Maka, para pemain yang berkontribusi memenangkan trofi emas tersebut biasanya dianggap sebagai pahlawan nasional. Namun, beberapa nama di bawah ini cenderung terlupakan meski menjadi bagian skuat yang tampil di podium juara Piala Dunia:
1. Stephane Guivarc’h (Prancis, Piala Dunia 1998)
2. Kleberson (Brasil, Piala Dunia 2002)
3. Simone Barone (Italia, Piala Dunia 2006)
4. Carlos Marchena (Spanyol, Piala Dunia 2010)
5. Christoph Kramer (Jerman, Piala Dunia 2014)

Minggu, 24 Juni 2018

Piala Dunia : 5 Juara Bertahan Tersingkir Dari Fase Grup





Piala Dunia : 5 Juara Bertahan Tersingkir Dari Fase Grup



1. Italia | PIALA DUNIA 1938 : Juara | PIALA DUNIA BRASIL 1950 : fase grup

2. Brasil | PIALA DUNIA 1962 : Juara | PIALA DUNIA INGGRIS 1966 : fase grup

3. Prancis | PIALA DUNIA 1998 : Juara | PIALA DUNIA KOREA-JEPANG 2002 : fase grup

4. Italia | PIALA DUNIA 2006 : Juara | PIALA DUNIA AFRIKA SELATAN 2010 : fase grup

5. Spanyol | PIALA DUNIA 2010 : Juara | PIALA DUNIA BRASIL 2014 : fase grup

Kamis, 21 Juni 2018

10 Pemain Top Bersama Tim Terbaik Tanpa Gelar Piala Dunia





10 Pemain Top Bersama Tim Terbaik Tanpa Gelar Piala Dunia



Lima Ballon d’Or masing-masing sudah digapai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, namun kedua megabintang ini belum pernah mencicipi gelar Piala Dunia bersama negaranya. Selain mereka, siapa saja pemain terbaik sepanjang masa yang tanpa koleksi trofi Piala Dunia? Simak daftarnya berikut ini.



10. Michel Platini - Prancis

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Peringkat Ketiga (1986)

9. Paolo Maldini - Italia

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Runner-up (1994)

8. Zico - Brasil

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Peringkat Ketiga (1978)

7. Marco van Basten - Belanda

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Babak 16 Besar (1990)

6. Eusebio - Portugal

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Peringkat Ketiga (1966)

5. Ferenc Puskas - Hongaria

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Runner-up (1954)

4. Alfredo Di Stefano - Argentina, Kolombia, Spanyol

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Tak pernah tampil

3. Johan Cruyff - Belanda

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Runner-up (1974)

2. Cristiano Ronaldo - Portugal

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Peringkat Keempat (2006)

1. Lionel Messi - Argentina

Prestasi Terbaik di Piala Dunia: Runner-up (2014)

Selasa, 19 Juni 2018

5 Insiden Tidak Sportif Dalam Sejarah Piala Dunia


5 Insiden Tidak Sportif Dalam Sejarah Piala Dunia

Berbagai insiden selalu mewarnai Piala Dunia termasuk permainan keras yang berujung insiden tidak sportif meski berstatus pemain profesional. Sejauh ini ada beberapa insiden tak sportif di Piala Dunia dan berikut lima di antaranya.

1. Ludahan Frank Rijkaard | Jerman Barat VS Belanda | Piala Dunia 1990
2. Gol Tangan Tuhan | Argentina VS Inggris | Piala Dunia 1986
3. Handball Suarez | Uruguay VS Ghana | Piala Dunia 2010
4. Diving Rivaldo | Brazil VS Turkey | Piala Dunia 2002
5. Diving Bilic | Perancis VS Kroasia | Piala Dunia 1998

Senin, 18 Juni 2018

10 Timnas Terburuk Dalam Sejarah Piala Dunia





10 Timnas Terburuk Dalam Sejarah Piala Dunia



10. Brasil (1974)

9. Jerman Barat (1982)

8. Inggris (2010)

7. Uruguay (1986)

6. Prancis (2010)

5. Bolivia (1950)

4. Swedia (1990)

3. Yunani (1994)

2. El Salvador (1982)

1. Zaire (1974)

Sabtu, 16 Juni 2018

VAR Sang Penegak Keadilan di Piala Dunia 2018


Pada Maret lalu, Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) menyetujui penggunaan Video Assistant Referees (VAR) untuk seluruh pertandingan Piala Dunia 2018. Seperti namanya, VAR merupakan pembantu wasit. Tetapi, mereka tidak turun ke lapangan. Mereka akan memantau pertandingan melalui video.

Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional (FIFA) menyebutkan 33 kamera yang terpasang di 12 stadion di Rusia, negara penyelenggara Piala Dunia 2018, siap memantau gerak-gerik pemain serta pergerakan bola. Sebanyak 8 di antaranya adalah kamera tipe super-slow motion, sementara 4 lainnya adalah kamera tipe ultra-show motion.

Apa Saja Tugas VAR?
IFAB, lembaga internasional yang berwenang membuat aturan dalam pertandingan sepakbola, menyebutkan video pertandingan yang dipantau VAR tidak dimaksudkan agar wasit mengambil semua keputusan dalam suatu pertandingan berdasarkan saran VAR. Namun, VAR hanya akan membantu wasit mengambil keputusan yang menyangkut momen penting pengubah jalannya pertandingan, yakni gol, penalti, kartu merah langsung (bukan akumulasi 2 kartu kuning), dan kekeliruan identitas pemain yang diberi sanksi wasit.

Untuk meminta bantuan VAR, wasit akan memperagakan isyarat peninjauan VAR, yakni dengan menggerakkan kedua lengannya membentuk gestur persegi panjang laiknya bentuk layar monitor besar. Jika wasit memperagakan isyarat itu, pertandingan dihentikan. 

Kemudian, si wasit bakal pergi ke tepi lapangan, menuju sebuah monitor yang menampilkan rekaman video yang dikirim VAR. Setelah melihat itu, wasit bisa meninjau bahkan mengubah keputusan yang telah dia ambil.


Selain memberikan saran apabila diminta wasit, VAR juga diperbolehkan memohon kepada wasit untuk meminta mereka meninjau kejanggalan yang mereka temukan selama pertandingan.

FIFA sendiri juga telah mengembangkan sistem informasi VAR untuk stasiun televisi, komentator, dan media massa guna memastikan semua penonton di stadion dan pemirsa televisi mendapat informasi dengan baik selama peninjauan tersebut. Saat keputusan wasit berdasarkan saran VAR dibuat, petugas FIFA akan menginformasikan alasan dan hasil peninjauan VAR melalui sebuah tablet elektronik yang kemudian terhubung dengan sistem komunikasi audio wasit dan rekaman video yang ditinjau VAR.

FIFA telah memilih 13 wasit yang secara khusus akan menjadi VAR di Piala Dunia 2018. Satu orang VAR didampingi tiga asisten VAR akan menyertai setiap pertandingan di Piala Dunia 2018. Keempat orang itu akan bekerja di sebuah ruang yang disebut video operation room (VOR) yang berlokasi di International Broadcast Centre (IBC), Moskow. 

Mencegah Kekeliruan Supaya Adil
Wasit juga manusia. Banyak bukti menunjukkan bahwa tak semua keputusan yang dia buat nihil kekeliruan dan kapasitas fisiknya sebagai manusia juga punya keterbatasan dalam memimpin sebuah pertandingan 2x45 menit di atas lapangan berukuran 100 m x 110 m tersebut.

Eks wasit asal Italia, Pierluigi Collina, mengakui tafsiran wasit atas suatu insiden—misalnya, gol dan pelanggaran kontroversial—amatlah penting. Menurut laki-laki yang kini menjabat kepada wasit UEFA tersebut, akan selalu ada insiden dalam pertandingan sepakbola dan wasit harus mengambil keputusan saat itu meskipun kelak menimbulkan polemik.

Salah satu gol paling legendaris yang pernah dicetak sepanjang sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa keterbatasan wasit memang nyata adanya: gol tangan tuhan Diego Armando Maradona, pemain Argentina, ke gawang Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986.

"Aku menunggu teman satu timku memelukku, tapi tidak ada satu orang pun datang. Lalu, aku berkata kepada mereka 'Datang peluk aku, atau wasit tidak akan mengesahkan (gol) tersebut,'" ujar Maradona, seperti dilansir ESPNFC.

Sebelum Maradona mencetak skor, kedudukan skor Argentina-Inggris imbang 0-0. Saat Maradona menyundul bola dengan tangannya, wasit Ali Bin Nasser tidak melihatnya, dan tentu saja tidak menganulir gol.

Kontroversi pun muncul saat wasit Kim Young Joo memberikan kartu merah kepada Hakan Unsal, pemain Turki, saat melawan Brazil pada penyisihan Piala Dunia 2002. Pangkal keputusan itu ialah Unsal ingin memberikan bola kepada Rivaldo yang akan mengambil tendangan pojok. Unsal menendang bola itu dan mengenai lutut Rivaldo. Lalu, Rivaldo tersungkur sambil menutup matanya, seolah merasakan sakit yang amat parah di kepalanya. Belakangan, Rivaldo mengakui bahwa rasa sakitnya itu tipu-tipu belaka.

“Tidak, bola tidak mengenai wajah saya, tetapi pemain Turki itu seharusnya tidak melakukan itu. Jadi, bola menyentuh kakiku dan bukan kepalaku," ujar Rivaldo

Sepanjang sejarah Piala Dunia, VAR baru akan digunakan pertama kali pada 2018 ini. Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan kepada CNN bahwa penerapan VAR akan membawa lebih banyak keadilan.

"Topik (VAR) ini dibicarakan dan diperdebatkan berpuluh-puluh tahun. VAR baik bagi sepakbola, baik bagi wasit, membawa lebih banyak keadilan dalam pertandingan dan karena itulah kami memutuskan untuk menerapkan VAR," ujar Infantino.

Sebelumnya, VAR telah digunakan berbagai liga, seperti Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Major League Soccer Amerika Serikat, Primera Liga Portugal, K League Korea Selatan, dan A-League Australia.

Selain VAR, Piala Dunia 2018 juga menerapkan goal-line technology (GLT) yang pertama kali diterapkan pada Piala Dunia 2014. Salah satu pemicu diterapkannya GLT adalah insiden pada pertandingan perempat final Piala Dunia 2010 ketika wasit dan asistennya gagal melihat bahwa tendangan Frank Lampard, pemain Inggris, terhitung sebagai gol di gawang Jerman. 

Panitia Piala Dunia 2018 menggandeng perusahaan teknologi olahraga Hawk-Eye Innovations untuk mengerjakan GLT. Sedangkan VAR dikerjakan Crescent Comms (audio) dan Hawk-Eye Innovations (video).

Kamis, 14 Juni 2018

5 Duet Bek Tengah Terbaik Di Piala Dunia 2018


5 Duet Bek Tengah Terbaik Di Piala Dunia 2018

Salah satu posisi paling vital dalam permainan sepakbola adalah bek tengah. Hampir mirip dengan penjaga gawang, mereka yang bertugas mengawal pertahanan harus memiliki kecakapan yang mumpuni untuk menghindari sang kiper berhadapan langsung dengan striker lawan.

Mereka bisa menjauhkan tim dari tekanan dan membantu menjaga clean sheet. Tapi di era sepakbola modern, bek sentral harus memiliki visi permainan yang bisa membantu penyerangan. Mereka dituntut untuk bisa membangun permainan dari lini terbawah.

Tapi ketika Anda disatukan dengan pemain lain agar membentuk duet sempurna di jantung pertahanan, tentu saja tak akan mudah. Perlu keahlian, keterikatan dan kombinasi ciamik untuk menciptakan pertahanan yang solid. Berikut Sepakbola.com pilihkan lima duet bek tengah tangguh yang menghiasi Piala Dunia 2018.

1. Mats Hummels – Jerome Boateng (Jerman)
2. Gerard Pique – Sergio Ramos (Spanyol)
3. Diego Godin – Jose Gimenez (Uruguay)
4. Toby Alderweireld – Jan Vertonghen (Belgia)
5. Raphael Varane – Samuel Umtiti (Prancis)

Rabu, 13 Juni 2018

Fernando Hierro Resmi Gantikan Julen Lopetegui Jadi Pelatih Spanyol


Fernando Hierro Resmi Gantikan Julen Lopetegui Jadi Pelatih Spanyol

Hierro secara resmi ditunjuk oleh Asosiasi Sepakbola Spanyol sebagai pelatih baru timnas. Pria 50 tahun itu ditunjuk untuk menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat mendadak beberapa jam lalu karena menerima pinangan Real Madrid, Rabu (13/6/2018).

Selasa, 12 Juni 2018

7 Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Piala Dunia


7 Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Kehadiran pemain muda memang selalu menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan, baik saat kompetisi di level klub maupun saat turnamen antar negara seperti Piala Dunia tengah berlangsung.

Kini menjelang Piala Dunia yang akan dimulai pada 14 Juni mendatang, kami akan mencoba untuk membahas tujuh sosok yang terpilih sebagai pemain termuda sepanjang sejarah turnamen empat tahunan tersebut. 

Siapa sajakah pemain yang masuk dalam daftar ini? Berikut penjabarannya.

7. Christian Eriksen | Denmark | 18 tahun 4 bulan
6. Manuel Rosas | Meksiko | 18 tahun 12 hari
5. Carvalho Leite | Brasil | 18 tahun 25 hari
4. Bartholomew Ogbeche | Nigeria | 17 tahun 8 bulan
3. Pele | Brasil | 17 tahun 7 BUlan 
2. Samuel Eto'o | Kamerun | 17 tahun 3 bulan
1. Norman Whiteside | Irlandia Utara | 17 tahun dan 41 hari

Minggu, 10 Juni 2018

Lima Kandidat Penerus Takhta Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo


Lima Kandidat Penerus Takhta Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah berbagi gelar pemain terbaik dunia dalam 10 tahun terakhir. Tetapi, siapa penerus gelar sekaligus pemutus dominasi keduanya?

Dikutip laman resmi FIFA, Minggu (10/6/2018) terdapat lima pemain yang terlihat berpeluang merebut trofi Ballon d'Or. Kelima pemain dianggap berpeluang menjadi pemain terbaik dunia di masa yang akan datang. 

Mereka dianggap memiliki kapasitas sesuai dengan posisi masing-masing di lapangan hijau. Uniknya, menurut FIFA, tiga dari lima kandidat tersebut bermain di Liga Inggris. Sementara dari Liga Spanyol sendiri tidak ada. 

Padahal, persaingan dua pesepak bola terbaik dunia dalam dekade terakhir lahir dari klub yang berkompetisi di Liga Spanyol. Dua lain bermain untuk satu klub, yakni Paris Saint Germain (PSG) yang merumput di Ligue 1.  

1. Neymar Jr (Brasil) 
2. Mohamed Salah (Mesir)
3. Kevin de Bruyne (Belgia)
4. Harry Kane (Inggris)
5. Kylian Mbappe (Prancis)

Sabtu, 09 Juni 2018

5 Negara 'One Man Team' di Piala Dunia 2018


5 Negara 'One Man Team' di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018  akan berlangsung dalam hitungan hari di Rusia. 32 kontestan siap beraksi untuk menjadi yang terbaik atau setidaknya, beberapa timnas hanya berharap mampu bertahan selama mungkin di turnamen yang diadakan empat tahun sekali.

Di antara negara-negara yang akan bermain di Piala Dunia, lima negara di antaranya cenderung mengandalkan satu pemain bintang - one man team. Berikut negara-negara tersebut.

5. Timnas Mesir
4. Timnas Argentina
3. Timnas Polandia
2. Timnas Senegal
1. Timnas Korea Selatan

Kamis, 07 Juni 2018

7 Fakta Menarik Para Pemain Piala Dunia 2018


7 Fakta Menarik Para Pemain Piala Dunia 2018

Skuat resmi 32 tim peserta Piala Dunia 2018 secara resmi telah dirilis pada Senin (4/6/2018). Ada beberapa fakta menarik dari deretan pemain yang akan berkiprah di Rusia 2018 nanti. Di antaranya menyangkut Essam El-Hadary, kiper timnas Mesir, dan Xherdan Shaqiri, winger timnas Swiss.

Berikut ini, kami sajikan 7 fakta menarik terkait pemain-pemain yang akan meramaikan gelaran Piala Dunia 2018.

Pemain Tertua: Essam El-Hadary
Pemain Termuda: Daniel Arzani
Pemain Terberat: Roman Torres
Pemain Teringan: Takashi Inui
Pemain Tertinggi: Lovre Kalinic
Pemain Terpendek: Alberto Quintero, Yahya Al-Shehri, Xherdan Shaqiri
Klub Penyumbang Pemain Terbanyak: Manchester City

Rabu, 06 Juni 2018

10 Pemain Veteran Di Piala Dunia 2018


10 Pemain Veteran Di Piala Dunia 2018

10) PATRICK PEMBERTON (KOSTA RIKA) - 36 TAHUN 1 BULAN
9) BRUNO ALVES (PORTUGAL) - 36 TAHUN 5 BULAN
8) WILLY CABALLERO (ARGENTINA) - 36 TAHUN 9 BULAN
7) Blas Perez (PANAMA) - 37 TAHUN 3 BULAN
6) FELIPE BALOY (PANAMA) - 37 TAHUN 4 BULAN
5) JESUS CORONO (MEKSIKO) - 37 TAHUN 5 BULAN
4) TIM CAHILL (AUSTRALIA) - 38 TAHUN 6 BULAN
3) SERGEI IGNASHEVIC (RUSIA) - 38 TAHUN 11 BULAN
2) RAFAEL MARQUEZ (MEKSIKO) - 39 TAHUN 4 BULAN
1) ESSAM EL-HADARY (MESIR) - 45 TAHUN 5 BULAN

Sabtu, 02 Juni 2018

8 Pemain yang Memenangkan Piala Dunia, Liga Champions dan Ballon d’Or


Dalam sejarah sepakbola, tak banyak pemain yang pernah meraih banyak penghargaan dalam karier sepakbolanya. Setiap pesepakbola tentunya ingin mendapatkan beberapa gelar penting dalam kariernya seperti trofi Ballon d’Or, Piala Dunia, dan Liga Champions.

Ketiga trofi itu terbilang sebagai penghargaan tertinggi bagi setiap pemain didalam dunia sepakbola. Setiap pesepakbola diberbagai negara diyakini ingin memenangkan gelar bergengsi tersebut. Percaya atau tidak, nyatanya hanya ada beberapa pesepakbola yang pernah berhasil meraih ketiga gelar bergengsi tersebut.

Lantas, siapa sajakah pesepakbola yang pernah berhasil meraih ketiga gelar bergengsi tersebut? Dan, mungkinkah akan ada pemain baru yang menambah jumlah para legenda yang pernah memenangkan ketiga trofi ini, dengan menjuarai Piala Dunia 2018 mendatang?

Berikut rangkuman para pemain yang pernah berhasil meraih trofi Liga Champions, Ballon d’Or, dan Piala Dunia.

Sir Bobby Charlton | Inggris | Gelandang
Paolo Rossi | Italy | Penyerang
Gerd Muller | jerman | Penyerang
Franz Beckenbauer | Jerman | Bek
Zinedine Zidane | Prancis | Gelandang
Rivaldo | Brazil | Gelandang
Ronaldinho | Brazil | Gelandang
Kaká | Brazil | Gelandang

Jumat, 01 Juni 2018

10 Negara Top Yang Absen Di Piala Dunia 2018


Beberapa negara bertradisi sangat kuat dan tim nasional yang pantas masuk kategori top harus harus melewatkan putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia lantaran gagal melewati babak kualifikasi. Tim mana saja?


10. KAMERUN | zona : Afrika (CAF) | Peringkat Fifa : 50
9. WALES | zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 21
8. AMERIKA SERIKAT | Zona : Amerika Utara (CONCACAF) | Peringkat Fifa : 24
7. REPUBLIK IRLANDIA |zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 31
6. YUNANI | zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 44
5. GHANA | zona : Afrika (CAF) | Peringkat Fifa : 50
4. BOSNIA & HERZEGOVINA | Zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 41
3. CILE | zona  Amerika Selatan (CONMEBOL) | Peringkat Fifa : 9
2. BELANDA | Zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 19
1. ITALIA | Zona : Eropa (UEFA) | Peringkat Fifa : 20