"Tidak ada sesuatupun yang lebih dekat kepadamu selain dirimu
sendiri; jika kamu tidak memahami dirimu, bagaimana kamu mampu memahami
orang lain?
Kamu mungkin berkata, 'aku memahami diriku', tetapi kamu salah!
Satu-satunya
yang kamu ketahui tentang dirimu, hanyalah penampilan fizikalmu.
Satu-satunya yang kamu ketahui tentang ‘nafs’mu (jiwa), adalah ketika
kamu lapar kamu makan, ketika kamu marah kamu membuat keributan, dan
ketika kamu termakan bara nafsu, kamu bercinta. Semua binatang memiliki
kesamaan dengan dirimu dalam hal ini. Kamu harus mencari kebenaran di
dalam dirimu.
Siapa dirimu? Dari mana datangnya dirimu,
dan ke mana kamu akan pergi? Apa perananmu di dunia ini? Kenapa kamu
diciptakan? Di mana kebahagiaan sejatimu berada?
Jika
kamu ingin ketahui tentang dirimu, kamu harus tahu bahwa kamu
diciptakan dari dua hal. Pertama adalah tubuhmu dan penampilan luarmu
(zahir) yang dapat kamu lihat dengan matamu. Bahagian lainnya adalah
jiwamu. Jiwamu adalah bahagian yang tidak bisa kamu lihat tetapi bisa
kamu ketahui dengan pengetahuanmu yang dalam.
Kebenaran akan kewujudanmu ada di dalam jiwamu. Hal lainnya hanyalah pengabdi bagi jiwamu.”
[Hujjatul Islam Al-Imam Al-Ghazali]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar